Segalanya tentang Inspirasi, Kesehatan & Lifestyle


Tampilkan postingan dengan label Viral. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Viral. Tampilkan semua postingan

Kamis, 24 Agustus 2023

Atasi Polusi Udara dengan Air

Atasi Polusi Udara dengan Air

Taman Air
Taman Air [pixabay]

Polusi udara di Jakarta, ibu kota Indonesia, telah menjadi perhatian serius selama beberapa tahun terakhir. Jakarta sering kali mengalami masalah polusi udara yang parah, terutama selama musim kemarau ketika pola cuaca yang buruk dan aktivitas manusia yang tinggi dapat menghasilkan peningkatan polutan di udara.

Beberapa faktor yang berkontribusi terhadap polusi udara di Jakarta meliputi:

Emisi Kendaraan Bermotor: Lalu lintas yang padat dan peningkatan jumlah kendaraan bermotor yang menggunakan bahan bakar fosil adalah penyebab utama polusi udara di Jakarta. Emisi gas buang dari kendaraan mengandung partikel berbahaya seperti PM2.5 (partikel berukuran 2.5 mikrometer atau lebih kecil) dan nitrogen dioksida (NO2).

Pembakaran Sampah: Pembakaran sampah secara tidak terkontrol di beberapa wilayah dapat menghasilkan asap dan partikel-partikel polutan ke udara.

Industri dan Konstruksi: Aktivitas industri dan konstruksi yang intens juga menyumbang terhadap emisi polutan udara seperti gas buang dan partikel.

Kebersihan Udara dalam Ruangan: Polusi udara dalam ruangan juga dapat berkontribusi pada kualitas udara luar di Jakarta, terutama jika rumah tangga menggunakan bahan bakar yang tidak efisien atau produk kimia berbasis minyak.

Upaya untuk mengatasi polusi udara di Jakarta melibatkan langkah-langkah berikut:

Kebijakan dan Peraturan: Pemerintah telah mengeluarkan kebijakan untuk mengendalikan polusi udara, termasuk pengaturan emisi kendaraan dan standar emisi industri.

Promosi Transportasi Berkelanjutan: Mendorong penggunaan transportasi umum, bersepeda, dan berjalan kaki dapat membantu mengurangi jumlah kendaraan bermotor di jalan.

Reboisasi dan Penanaman Pohon: Penanaman pohon di perkotaan dapat membantu menyaring udara dan meningkatkan kualitas udara.

Pemantauan Kualitas Udara: Pengumpulan data berkala tentang kualitas udara membantu pemahaman lebih baik tentang masalah dan solusi yang diperlukan.

Pendidikan dan Kesadaran Masyarakat: Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang dampak polusi udara dan cara mengurangi emisi pribadi mereka.

Meskipun langkah-langkah ini telah diambil, masih banyak yang harus dilakukan untuk mengatasi polusi udara di Jakarta secara efektif dan berkelanjutan. Polusi udara adalah masalah kompleks yang memerlukan kerja sama semua pihak, termasuk pemerintah, industri, masyarakat, dan lembaga lingkungan, untuk mencapai perbaikan yang signifikan dalam kualitas udara.

Polutan vs Air

Terapi air atau penggunaan air dalam konteks melawan polusi udara dapat mencakup beberapa praktik yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas udara dengan memanfaatkan sifat penyaringan dan pembersihan udara oleh air. Namun, penting untuk diingat bahwa efeknya mungkin tidak sebesar penyaring udara mekanis atau langkah-langkah pencegahan lainnya. Berikut beberapa cara yang dapat Anda pertimbangkan:

Penggunaan Air sebagai Penyaring Udara Alami: Anda dapat meletakkan wadah dengan air di dalam ruangan atau di dekat jendela untuk meningkatkan kelembaban udara dan mengikat partikel-partikel polutan. Walaupun ini mungkin memiliki efek yang terbatas, tetapi kelembaban yang sehat dapat membantu mengurangi potensi iritasi pada saluran pernapasan.

Pembasahan Udara: Cara ini melibatkan penyemprotan air ke udara untuk mengendapkan partikel-partikel polutan. Namun, perlu diingat bahwa ini hanya akan berdampak pada partikel-partikel yang cukup besar sehingga dapat turun ke permukaan.

Air Purifier Berbasis Air dan Uap Air: Beberapa perangkat penyaring udara menggunakan air untuk menghilangkan partikel dan polutan dari udara. Beberapa tipe bahkan menggunakan uap air untuk mengikat partikel-partikel berbahaya dan kemudian mengembalikan udara bersih ke dalam ruangan.

Air Indoor yang Bersih: Pastikan air yang digunakan di dalam ruangan bersih dan aman. Gunakan air minum atau air yang telah melalui proses penyaringan yang baik.

Tanaman Aquatic (Air): Tanaman air seperti tanaman air purifier dalam akuarium atau kolam dapat membantu memurnikan air dan menghilangkan beberapa polutan. Meskipun tidak secara langsung terkait dengan mengatasi polusi udara di dalam ruangan, tanaman air dapat memainkan peran dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat.

Pemahaman Batasan: Meskipun air memiliki kemampuan untuk mengendapkan partikel-partikel besar, itu tidak cukup efektif untuk mengatasi partikel-partikel sangat kecil atau gas polutan. Oleh karena itu, penggunaan air sebagai satu-satunya metode mungkin tidak memberikan perlindungan yang memadai terhadap polusi udara.

Kombinasi dengan Langkah Lain: Dalam melawan polusi udara, strategi terbaik adalah kombinasi berbagai langkah, termasuk penggunaan penyaring udara mekanis, ventilasi yang baik, pengendalian polutan dari sumber, dan meminimalkan aktivitas yang meningkatkan polusi udara.

Penting untuk diingat bahwa efektivitas penggunaan air dalam mengatasi polusi udara dapat berbeda-beda tergantung pada kondisi dan lingkungan masing-masing. Jika Anda memiliki keprihatinan serius tentang kualitas udara di sekitar Anda, disarankan untuk berkonsultasi dengan profesional medis atau ahli lingkungan yang kompeten. ***

 

Rabu, 23 Agustus 2023

Terapi Sesak Napas Akibat Polusi Udara

Terapi Sesak Napas Akibat Polusi Udara

Teh Peppermint
Teh Peppermint [pixabay]

Sesak napas akibat polusi udara dapat menjadi masalah kesehatan yang serius dan harus diperlakukan dengan serius. Penting untuk dicatat bahwa meskipun ada beberapa ramuan atau terapi alami yang diklaim dapat membantu mengatasi masalah pernapasan, sebaiknya Anda tetap berkonsultasi dengan dokter sebelum mencoba terapi apa pun, terutama jika Anda memiliki masalah kesehatan yang mendasarinya.

Berikut beberapa tips yang dapat dipertimbangkan:

Hindari Paparan Polusi: Langkah pertama yang paling penting adalah menghindari paparan polusi udara sebanyak mungkin. Tetap berada di dalam ruangan saat tingkat polusi tinggi dan hindari aktivitas luar ruangan yang intens saat polusi tinggi.

Gunakan Penyaring Udara: Gunakan alat penyaring udara dalam rumah Anda. Penyaring udara dapat membantu mengurangi partikel-partikel polusi dan alergen yang dapat memperburuk masalah pernapasan.

Menggunakan Pelembap: Pelembap udara dapat membantu menjaga kelembaban udara di dalam rumah. Kelembaban yang seimbang dapat membantu meringankan iritasi saluran pernapasan.

Minum Air yang Cukup: Pastikan Anda tetap terhidrasi dengan meminum cukup air. Cairan dapat membantu menjaga lendir di saluran pernapasan tetap encer dan memfasilitasi pernapasan.

Jahe: Beberapa orang mengklaim bahwa jahe memiliki sifat anti-inflamasi dan dapat membantu membuka saluran pernapasan. Anda bisa mencoba minum teh jahe hangat atau menghirup uap jahe. Anda dapat mencoba membuat teh jahe dengan memotong jahe segar menjadi potongan kecil, lalu merebusnya dalam air panas. Tambahkan madu untuk rasa dan manfaat tambahan.

Madu: Madu memiliki sifat anti-inflamasi dan bisa membantu meredakan iritasi pada tenggorokan. Namun, penting untuk diingat bahwa bayi di bawah usia satu tahun tidak boleh diberikan madu karena risiko botulisme.

Eucalyptus: Minyak esensial eucalyptus memiliki aroma yang dapat membantu membuka saluran pernapasan. Anda bisa meneteskan beberapa tetes minyak eucalyptus ke dalam mangkuk air panas dan menghirup uapnya. Namun, pastikan untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau mata.

Peppermint: Minyak esensial peppermint juga dapat membantu meredakan sesak napas. Anda dapat menghirup aromanya dengan meneteskan minyak peppermint pada tisu atau menggunakan diffuser aromaterapi.

Kunyit: Kunyit memiliki sifat anti-inflamasi dan dapat membantu meredakan peradangan pada saluran pernapasan. Anda bisa mencoba menambahkan kunyit segar atau bubuk kunyit ke dalam makanan atau minuman.

Oregano: Oregano memiliki sifat antioksidan dan anti-inflamasi. Anda bisa mencoba membuat teh oregano dengan merebus daun oregano kering dalam air panas.

Thyme: Thyme juga memiliki sifat anti-inflamasi dan dapat membantu melonggarkan lendir di saluran pernapasan. Anda bisa mencoba membuat teh thyme dengan merebus daun thyme kering dalam air panas.

Licorice: Licorice memiliki sifat anti-inflamasi dan bisa membantu melonggarkan lendir. Anda bisa mencoba teh licorice yang sudah jadi atau merebus akar licorice kering dalam air panas.

Selalu pastikan bahwa Anda tidak memiliki alergi terhadap ramuan-ramuan ini sebelum mencoba pengobatan herbal. Jika sesak napas Anda parah atau berkepanjangan, segera cari bantuan medis. Terapi herbal harus digunakan sebagai pelengkap, bukan pengganti, pengobatan medis yang direkomendasikan oleh dokter. ***

 

Senin, 21 Agustus 2023

Awal Mula Kebijakan WFH di Indonesia

Awal Mula Kebijakan WFH di Indonesia

WFH
WFH (pixabay)

Singkatan "WFH" merujuk kepada "Work From Home",  yang dalam bahasa Indonesia dapat diartikan sebagai "Bekerja dari Rumah." Ini adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan situasi di mana seseorang melakukan pekerjaannya dari lokasi rumah atau tempat lain di luar kantor tradisional.

Dalam konteks yang lebih luas, "WFH" mengacu pada praktik kerja jarak jauh di mana individu dapat menjalankan tanggung jawab pekerjaan mereka tanpa harus hadir fisik di kantor setiap hari. Ini mungkin melibatkan penggunaan teknologi komunikasi seperti internet, telepon, email, dan alat kolaborasi online untuk tetap terhubung dengan rekan kerja, klien, dan tugas-tugas pekerjaan lainnya.

WFH telah menjadi semakin relevan dengan perkembangan teknologi digital dan fleksibilitas kerja yang lebih besar di berbagai industri. Pandemi COVID-19 juga telah mempercepat adopsi WFH secara luas di seluruh dunia sebagai respons terhadap langkah-langkah pembatasan dan kesehatan yang diterapkan oleh pemerintah. Model ini memberikan kemudahan bagi individu untuk mengatur waktu dan lingkungan kerja mereka sesuai dengan kebutuhan pribadi dan pekerjaan mereka.

Sejarah bekerja dari rumah (Work From Home, WFH) di Indonesia telah mengalami perkembangan seiring dengan perkembangan teknologi, dinamika budaya kerja, dan perubahan dalam kebutuhan organisasi. Berikut adalah beberapa poin penting dalam sejarah WFH di Indonesia:

Perkembangan Teknologi dan Telekomunikasi: Pada tahun 1990-an dan awal 2000-an, perkembangan teknologi telekomunikasi di Indonesia, seperti telepon dan faksimili, mulai membuka peluang bagi bentuk kerja jarak jauh yang lebih sederhana. Namun, akses terhadap teknologi ini masih terbatas dan umumnya hanya dapat diterapkan dalam lingkup pekerjaan tertentu.

Internet dan Konektivitas: Perkembangan internet di Indonesia, terutama sejak awal tahun 2000-an, membuka peluang baru bagi WFH. Konektivitas internet yang semakin baik memungkinkan komunikasi jarak jauh dan akses ke berbagai alat kerja online.

Startup dan Industri Teknologi: Dalam beberapa dekade terakhir, pertumbuhan industri startup dan teknologi di Indonesia telah mendorong penerapan WFH. Industri ini lebih terbiasa dengan alat-alat digital dan berkolaborasi secara online.

Fleksibilitas dalam Budaya Kerja: Beberapa perusahaan di Indonesia mulai mempertimbangkan fleksibilitas dalam budaya kerja mereka, termasuk pengenalan WFH. Ini terutama berlaku bagi perusahaan dengan fokus pada kreativitas, teknologi, dan layanan.

Pandemi COVID-19 (2020): Pandemi global COVID-19 secara drastis mengubah cara kerja di Indonesia dan di seluruh dunia. Banyak perusahaan di Indonesia mengadopsi WFH sebagai respons terhadap pembatasan dan langkah-langkah karantina yang diterapkan oleh pemerintah.

Diskusi tentang Masa Depan Kerja: Pandemi COVID-19 memicu diskusi tentang model kerja di masa depan. Banyak perusahaan di Indonesia saat ini mempertimbangkan apakah model kerja hibrida atau jarak jauh dapat diterapkan dalam jangka panjang.

Kebijakan WFH di Indonesia bervariasi tergantung pada sektor industri, ukuran perusahaan, dan kondisi lokal. Meskipun perkembangan teknologi memfasilitasi penerapan WFH, budaya kerja, regulasi, dan infrastruktur juga berperan dalam cara praktik ini diterapkan di Indonesia.

Pasca Pandemi

Pandemi COVID-19 telah mengubah lanskap kerja secara signifikan dan mendorong adopsi model bekerja dari rumah (Work From Home, WFH) secara besar-besaran di seluruh dunia. Pasca pandemi, banyak perusahaan dan organisasi sedang mengkaji model kerja yang akan diterapkan dalam jangka panjang. Berikut adalah beberapa hal yang mungkin terjadi terkait dengan WFH pasca pandemi:

Model Kerja Hibrida: Banyak perusahaan mungkin mengadopsi model kerja hibrida, di mana karyawan memiliki fleksibilitas untuk bekerja dari kantor dan dari rumah secara bergantian. Ini dapat membantu menggabungkan manfaat interaksi fisik di kantor dengan fleksibilitas dan efisiensi kerja jarak jauh.

Pengurangan Kehadiran di Kantor: Meskipun beberapa pekerja mungkin kembali ke kantor, jumlah karyawan yang bekerja di kantor mungkin tetap lebih rendah dari sebelum pandemi. Kehadiran di kantor dapat diperuntukkan bagi kegiatan yang memerlukan interaksi fisik atau kolaborasi khusus.

Peningkatan Teknologi dan Infrastruktur: Pasca pandemi, organisasi mungkin akan lebih berinvestasi dalam teknologi dan infrastruktur untuk mendukung model WFH yang lebih stabil dan efisien. Hal ini termasuk meningkatkan konektivitas internet, memperluas akses ke alat kolaborasi online, dan memastikan keamanan data.

Perhatian pada Kesejahteraan Karyawan: Dalam lingkungan WFH yang lebih permanen, perusahaan mungkin lebih berfokus pada kesejahteraan karyawan. Ini termasuk memastikan keseimbangan antara kehidupan kerja dan pribadi, memastikan kesehatan mental karyawan, dan menghindari kelelahan akibat bekerja terlalu lama.

Pengukuran Kinerja Berbasis Output: Pasca pandemi, perusahaan mungkin lebih cenderung mengukur kinerja karyawan berdasarkan hasil dan pencapaian, bukan hanya kehadiran fisik di kantor. Ini memungkinkan lebih banyak fleksibilitas dalam cara karyawan mencapai tujuan pekerjaan mereka.

Penyesuaian Kebijakan dan Kultur Perusahaan: Perusahaan mungkin akan merevisi kebijakan dan budaya perusahaan mereka untuk mendukung model WFH yang lebih permanen. Ini mungkin melibatkan pengembangan pedoman yang jelas, pelatihan manajer untuk mengelola tim jarak jauh, dan mendukung kolaborasi virtual.

Penting untuk diingat bahwa dampak pasca pandemi dapat bervariasi tergantung pada industri, ukuran perusahaan, dan kondisi lokal di masing-masing negara. Model WFH yang diterapkan pasca pandemi akan didasarkan pada kebutuhan dan tujuan masing-masing organisasi.

WFH dan Polusi Udara

Work From Home (WFH) memiliki potensi untuk mengurangi polusi udara dalam beberapa cara, terutama di daerah perkotaan yang biasanya mengalami tingkat polusi udara yang lebih tinggi. Namun, dampak WFH terhadap polusi udara dapat bervariasi tergantung pada berbagai faktor. Berikut beberapa cara bagaimana WFH dapat mempengaruhi polusi udara:

WFH
Polusi udara perkotaan [pixabay]

Lalu Lintas dan Emisi Kendaraan:
Salah satu kontributor utama terhadap polusi udara di perkotaan adalah emisi kendaraan bermotor. Dengan adanya WFH, lebih sedikit orang yang perlu berangkat ke kantor setiap hari, mengurangi jumlah kendaraan di jalan raya dan, oleh karena itu, mengurangi emisi gas buang.

Penggunaan Energi di Gedung Kantor: WFH juga dapat mengurangi penggunaan energi di gedung-gedung kantor, seperti penerangan, pendingin udara, dan peralatan listrik. Pengurangan ini dapat membantu mengurangi emisi dari pembakaran bahan bakar fosil yang digunakan untuk memproduksi listrik.

Polusi Suara: Selain polusi udara, WFH juga dapat membantu mengurangi polusi suara di kawasan perkotaan. Lebih sedikit kendaraan di jalan dan lebih sedikit aktivitas komersial di sekitar lingkungan kerja dapat mengurangi tingkat kebisingan.

Namun, perlu diingat bahwa WFH juga dapat memiliki dampak lain yang mungkin tidak langsung terkait dengan polusi udara, seperti dampak psikologis, sosial, dan ekonomi. Selain itu, ada juga beberapa pertimbangan yang perlu diperhatikan:

Kualitas Udara dalam Ruangan (Indoor Air Quality): Kualitas udara dalam ruangan tempat individu bekerja dari rumah juga penting. Penggunaan peralatan, seperti pemanas atau pendingin ruangan, serta polusi dalam ruangan seperti debu atau bahan kimia dari bahan-bahan yang digunakan, dapat mempengaruhi kualitas udara di dalam rumah.

Energi dan Konsumsi: WFH dapat meningkatkan penggunaan energi di rumah, terutama jika peralatan seperti komputer atau peralatan kantor lainnya digunakan secara terus-menerus. Hal ini dapat mempengaruhi konsumsi energi dan dampak lingkungan secara keseluruhan.

Transportasi Pribadi: Meskipun WFH dapat mengurangi emisi dari transportasi umum atau kendaraan pribadi, beberapa orang mungkin juga menggunakan kendaraan pribadi lebih sering ketika bekerja dari rumah, misalnya untuk keperluan pribadi.

Penting untuk mempertimbangkan efek keseluruhan dari model WFH, termasuk dampak terhadap lingkungan, kesehatan, dan kesejahteraan secara umum. 

Sektor Usaha WFH

Model bekerja dari rumah (Work From Home, WFH) dapat diterapkan dalam berbagai sektor usaha, terutama di era digital dan teknologi informasi. Beberapa sektor yang umumnya memiliki potensi untuk menerapkan model WFH lebih fleksibel adalah:

Teknologi Informasi (TI) dan Perangkat Lunak: Industri teknologi informasi cenderung memungkinkan model WFH dengan mudah. Pekerjaan seperti pengembangan perangkat lunak, pengujian, desain web, dan analisis data dapat dilakukan dengan efektif dari jarak jauh.

Pemasaran dan Media Sosial: Banyak tugas dalam pemasaran digital dan manajemen media sosial dapat dilakukan secara online, termasuk perencanaan kampanye, pembuatan konten, analisis data, dan interaksi dengan audiens.

Jasa Kreatif dan Desain Grafis: Desainer grafis, ilustrator, dan seniman digital sering dapat bekerja dari rumah menggunakan perangkat komputer dan perangkat lunak desain.

Pekerjaan Penulisan dan Konten: Penulis, editor, peninjau buku, dan penulis konten online dapat melakukan pekerjaan mereka dengan efisien dari rumah.

Pekerjaan Keuangan dan Akuntansi: Sebagian besar tugas akuntansi, pengelolaan keuangan, dan analisis data keuangan dapat dilakukan secara online.

Pendidikan dan Pelatihan Online: Instruktur, guru online, dan pelatih dapat memberikan sesi pembelajaran melalui platform e-learning.

Konsultasi dan Layanan Online: Layanan konsultasi, seperti konsultasi bisnis, kesehatan, atau hukum, dapat dilakukan melalui panggilan video atau platform komunikasi online lainnya.

Pekerjaan Pelayanan Pelanggan: Dalam beberapa kasus, pelayanan pelanggan juga dapat dilakukan dari rumah dengan menggunakan alat komunikasi yang sesuai.

Industri Kreatif dan Hiburan: Aktor, penyanyi, podcaster, dan konten kreatif lainnya dapat menciptakan dan berbagi karya dari rumah.

Pekerjaan Riset dan Pengembangan Produk: Bagian riset dan pengembangan produk dalam industri tertentu juga dapat berlangsung dari jarak jauh, terutama di fase perencanaan dan analisis.

Namun, meskipun beberapa sektor usaha memiliki potensi untuk menerapkan model WFH lebih mudah, perlu diingat bahwa implementasi WFH juga dapat bergantung pada jenis pekerjaan yang dilakukan, infrastruktur teknologi, budaya perusahaan, dan kebutuhan tim.***

 

Sabtu, 19 Agustus 2023

Solusi Menangkal Polusi Udara

Solusi Menangkal Polusi Udara

Polusi Jakarta
Udara Jakarta terpapar polusi [pixabay]

Polusi udara adalah masalah serius yang dapat berdampak buruk pada kesehatan manusia dan lingkungan. Tidak hanya di Jakarta, polusi udara yang kian mengancam kesehatan ini pun bisa terjadi di berbagai daerah yang tidak menerapkan gaya hidup sehat.

Seperti diketahui, polusi udara di Jakarta, Indonesia, adalah masalah serius yang telah menjadi perhatian selama beberapa tahun terakhir. Faktor-faktor seperti pertumbuhan populasi, industrialisasi, lalu lintas kendaraan yang padat, dan kurangnya pengelolaan limbah dapat berkontribusi pada tingginya tingkat polusi udara di kota ini. Beberapa isu yang terkait dengan polusi udara di Jakarta meliputi:

Partikel Udara (PM2.5 dan PM10): Partikel-partikel kecil dalam udara, seperti PM2.5 dan PM10, dapat berasal dari pembakaran bahan bakar fosil, industri, konstruksi, dan kegiatan lainnya. Partikel-partikel ini dapat sangat berbahaya bagi kesehatan manusia karena dapat masuk ke dalam saluran pernapasan dan bahkan aliran darah.

Emisi Kendaraan: Tingkat lalu lintas yang padat di Jakarta menyebabkan emisi gas buang kendaraan yang tinggi, termasuk nitrogen dioksida (NO2) dan karbon monoksida (CO). Emisi ini berkontribusi pada polusi udara dan memiliki dampak negatif terhadap kesehatan masyarakat.

Pembakaran Terbuka: Praktik pembakaran sampah dan hutan yang tidak terkendali sering kali menyebabkan peningkatan polusi udara. Pembakaran ini menghasilkan bahan kimia berbahaya seperti benzene, formaldehida, dan polutan lainnya.

Industri: Beberapa industri di Jakarta menghasilkan emisi berbahaya ke udara, termasuk gas rumah kaca dan polutan lainnya. Kurangnya pengawasan dan teknologi pengendalian polusi yang kurang memadai dapat memperburuk masalah ini.

Kualitas Udara dan Kesehatan Masyarakat: Tingkat polusi udara yang tinggi dapat berdampak serius pada kesehatan masyarakat. Penyakit pernapasan, iritasi mata, dan penyakit jantung dapat berkembang akibat paparan terus-menerus terhadap polutan udara.

Tindakan Pemerintah: Pemerintah Kota Jakarta telah melakukan berbagai upaya untuk mengatasi masalah polusi udara. Ini termasuk kebijakan pengurangan emisi kendaraan, pengawasan industri yang lebih ketat, dan kampanye kesadaran masyarakat.

Teknologi Pembersih Udara: Beberapa inisiatif melibatkan penggunaan teknologi pemurni udara di area-area padat penduduk untuk membantu mengurangi kadar polutan.

Penting untuk terus memantau perkembangan kebijakan dan tindakan pemerintah dalam mengatasi polusi udara di Jakarta. Masyarakat juga dapat berperan dengan mengurangi penggunaan kendaraan pribadi, mendukung praktik daur ulang, dan berkontribusi pada penghijauan kota.

Berikut adalah beberapa solusi untuk mengatasi polusi udara:

Transisi ke Energi Bersih: Mengurangi polusi udara memerlukan pergeseran dari bahan bakar fosil yang menghasilkan emisi gas rumah kaca dan polutan udara seperti kendaraan bermesin bakar dalam dan pembangkit listrik tenaga batu bara ke sumber energi bersih seperti energi surya, angin, dan hidro. Ini akan mengurangi emisi polutan udara sekaligus mengurangi dampak perubahan iklim.

Transportasi Berkelanjutan: Mendorong penggunaan transportasi berkelanjutan seperti transportasi umum, bersepeda, dan berjalan kaki dapat mengurangi emisi kendaraan bermesin bakar dalam. Pemerintah dapat menginvestasikan dalam infrastruktur transportasi umum yang efisien dan ramah lingkungan.

Kendaraan Listrik: Mendorong penggunaan kendaraan listrik atau kendaraan beremisi rendah dapat membantu mengurangi emisi langsung di daerah perkotaan. Insentif untuk pembelian kendaraan listrik dan pengembangan infrastruktur pengisian daya perlu dipertimbangkan.

Pengaturan Industri: Industri adalah sumber signifikan polusi udara. Memperkenalkan teknologi pengendalian polusi, mengadopsi praktik produksi bersih, dan menerapkan standar emisi yang ketat dapat membantu mengurangi dampak industri terhadap kualitas udara.

Penghijauan dan Penanaman Pohon: Menanam lebih banyak pohon di perkotaan dan pedesaan dapat membantu menyaring polutan udara dan menghasilkan lebih banyak oksigen. Taman kota, taman vertikal, dan jalur hijau juga dapat membantu menyaring udara.

Pengelolaan Sampah: Sampah yang tidak dikelola dengan baik dapat menjadi sumber polusi udara akibat pembakaran terbuka. Mengadopsi praktik pengelolaan sampah yang lebih baik, seperti daur ulang dan pembakaran limbah yang terkontrol, dapat mengurangi dampaknya.

Peningkatan Kesadaran Masyarakat: Pendidikan dan kesadaran masyarakat tentang bahaya polusi udara dan tindakan yang dapat mereka ambil sangat penting. Mengajarkan orang-orang tentang pentingnya menjaga kualitas udara dan mengurangi perilaku seperti pembakaran sampah dapat membantu mengurangi polusi.

Regulasi dan Kebijakan Pemerintah: Pemerintah perlu menerapkan dan menguatkan regulasi terkait emisi industri, kendaraan, dan sumber polusi lainnya. Sanksi yang tegas harus diberlakukan untuk melanggar aturan.

Teknologi Pembersih Udara: Pengembangan teknologi yang dapat membersihkan udara dari polutan, seperti filter udara canggih dan sistem pemurnian udara, dapat membantu mengurangi dampak polusi udara.

Kolaborasi Internasional: Polusi udara tidak mengenal batas negara. Kerjasama internasional dalam mengatasi masalah ini, termasuk pertukaran teknologi dan pengetahuan, dapat menghasilkan dampak positif yang lebih besar.

Diperlukan pendekatan holistik yang melibatkan pemerintah, industri, masyarakat, dan sektor lainnya untuk mengatasi polusi udara secara efektif.

Yang tidak kalah pentingnya, mengatasi polusi udara yakni dengan menjadikan alam asri yang berdampak pada meningkatnya udara bersih, sehat, dan segar sehingga paparan polusi dapat dikurangi.

Beberapa tanaman memiliki kemampuan alami untuk membersihkan udara dari polutan, sehingga dapat digunakan sebagai tanaman penangkal polusi udara. Ini dikenal sebagai tanaman pemurni udara atau tanaman penyerap polutan. Beberapa tanaman yang dikenal efektif dalam mengurangi polusi udara antara lain:

Lidah Mertua
Lidah Mertua [pixabay]
Sansevieria (Lidah Mertua):

Kemampuan: Menghilangkan formaldehida, benzene, xylene, toluene, dan trichloroethylene.

Perawatan: Tumbuh dengan baik dalam kondisi pencahayaan rendah hingga sedang. Tanaman ini tidak memerlukan banyak air.

Epipremnum aureum (Golden Pothos):

Kemampuan: Mengurangi formaldehida, xylene, toluene, benzene, dan karbon monoksida.

Perawatan: Tumbuh baik dalam cahaya rendah hingga terang. Tanaman ini mudah dirawat dan cocok untuk pemula.

Chlorophytum comosum (Spider Plant):

Kemampuan: Membersihkan formaldehida, xylene, toluene, dan karbon monoksida.

Perawatan: Cocok untuk cahaya terang hingga sedang. Tanaman ini juga mudah dirawat.

Dracaena:

Kemampuan: Berbagai jenis dracaena menghilangkan formaldehida, xylene, toluene, dan benzene.

Perawatan: Menyukai cahaya sedang hingga terang, tetapi hindari paparan langsung sinar matahari terik.

Spathiphyllum (Peace Lily):

Kemampuan: Mengurangi amonia, formaldehida, benzene, dan xylene.

Perawatan: Toleran terhadap cahaya rendah hingga sedang. Tanaman ini juga menghasilkan bunga putih yang indah.

Areca Palm (Areca catechu):

Kemampuan: Membersihkan formaldehida, xylene, dan toluene.

Perawatan: Butuh cahaya terang, tetapi hindari sinar matahari langsung. Tanaman ini juga memerlukan penyiraman teratur.

Aloe Vera:

Kemampuan: Mengurangi formaldehida dan benzene.

Perawatan: Tumbuh dengan baik dalam cahaya terang hingga terik. Tanaman ini tidak memerlukan banyak air dan lebih suka tanah kering.

Bamboo Palm (Chamaedorea seifrizii):

Kemampuan: Membersihkan formaldehida, xylene, dan toluene.

Perawatan: Butuh cahaya terang hingga sedang. Tanaman ini lebih cocok untuk ruangan yang cukup luas.

Anthurium:

Kemampuan: Menghilangkan amonia, formaldehida, dan xylene.

Perawatan: Tumbuh baik dalam cahaya terang hingga sedang. Tanaman ini lebih memerlukan kelembaban yang sedikit lebih tinggi.

Ficus benjamina (Weeping Fig):

Kemampuan: Mengurangi formaldehida, xylene, dan toluene.

Perawatan: Membutuhkan cahaya terang hingga sedang. Hindari perubahan lokasi yang tiba-tiba karena dapat mengakibatkan daun rontok.

Pastikan untuk memilih tanaman yang sesuai dengan kondisi lingkungan di rumah atau kantor Anda, serta untuk memberikan perawatan yang diperlukan agar tanaman tetap sehat dan efektif dalam membersihkan udara. Meskipun tanaman pemurni udara dapat membantu meningkatkan kualitas udara dalam ruangan, langkah-langkah pencegahan polusi udara yang lebih besar juga sangat penting. ***

 

 

Jumat, 18 Agustus 2023

Ganja; Sejarah, Khasiat dan Resiko Kesehatan

Ganja; Sejarah, Khasiat dan Resiko Kesehatan

Daun Ganja
Bibit Daun Ganja [pixabay]

Ganja, juga dikenal dengan sebutan cannabis atau marijuana, memiliki sejarah yang panjang dan kompleks. Tanaman ini telah digunakan oleh berbagai budaya di seluruh dunia untuk berbagai tujuan, termasuk rekreasional, medis, dan spiritual. Berikut adalah gambaran umum tentang sejarah ganja:

Penggunaan Awal: Tanaman ganja telah digunakan oleh berbagai budaya kuno sebagai obat, bahan tekstil, dan alat spiritual. Bukti arkeologis menunjukkan bahwa tanaman ini telah ditanam dan digunakan sejak ribuan tahun yang lalu di berbagai wilayah seperti Asia, Timur Tengah, dan Amerika Selatan.

Penggunaan Medis dan Ritual: Dalam sejarah, ganja sering digunakan sebagai obat tradisional untuk meredakan nyeri, mengatasi gangguan tidur, dan mengobati berbagai penyakit. Beberapa budaya juga menggunakannya dalam upacara keagamaan dan spiritual.

Penyebaran Melalui Perdagangan: Selama Abad Pertengahan, ganja menjadi bagian dari jaringan perdagangan yang luas, terutama di antara budaya Asia dan Timur Tengah. Pada masa ini, tanaman ini menyebar ke berbagai wilayah dunia.

Penggunaan Rekreasional dan Kriminalisasi: Pada abad-abad berikutnya, penggunaan ganja mulai dikaitkan dengan efek psikoaktifnya. Selama era kolonial, tanaman ini dibawa ke Amerika dan Karibia oleh para penjelajah dan pedagang. Pada abad ke-20, banyak negara mulai mengkriminalisasi ganja, terutama di bawah tekanan kebijakan internasional.

Gerakan Legalisasi: Meskipun banyak negara melarang ganja, pada beberapa dekade terakhir gerakan legalisasi dan dekriminalisasi mulai mendapatkan momentum. Beberapa negara bagian di Amerika Serikat dan beberapa negara lainnya melegalkan penggunaan medis dan/atau rekreasional ganja. Legalisasi ini didukung oleh klaim bahwa ganja memiliki manfaat medis dan dapat mengurangi dampak negatif dari penegakan hukum terhadap pengguna.

Pengakuan Manfaat Medis: Seiring dengan perkembangan penelitian ilmiah, beberapa negara dan yurisdiksi telah mengakui manfaat medis dari ganja. Senyawa-senyawa seperti tetrahydrocannabinol (THC) dan cannabidiol (CBD) ditemukan memiliki potensi untuk mengobati kondisi medis tertentu, seperti epilepsi, nyeri kronis, dan gangguan kecemasan.

Isu Hukum dan Sosial: Meskipun banyak negara telah melegalkan atau mendekriminalisasi ganja, isu hukum dan sosial terkait masih relevan. Beberapa negara masih memandang ganja sebagai zat terlarang, sementara yang lain menghadapi tantangan hukum dan regulasi terkait produksi, distribusi, dan penggunaan ganja.

Seiring waktu, pandangan terhadap ganja telah berubah secara signifikan. Beberapa negara masih menerapkan aturan ketat terhadap penggunaan dan kepemilikan ganja, sementara yang lain lebih terbuka terhadap penggunaan medis dan rekreasional. Isu seputar ganja masih menjadi topik diskusi yang kompleks, melibatkan aspek hukum, medis, sosial, dan budaya.

Khasiat dan Efek Samping

Ganja memiliki berbagai manfaat kesehatan potensial, terutama dalam pengobatan kondisi medis tertentu, tetapi juga memiliki risiko dan bahaya yang perlu diperhatikan. Berikut adalah ringkasan tentang manfaat, khasiat kesehatan, serta bahaya penggunaan ganja:

Manfaat dan Khasiat Kesehatan:

Pengurangan Nyeri Kronis: Senyawa dalam ganja, terutama THC (tetrahydrocannabinol), dapat membantu mengurangi nyeri kronis yang disebabkan oleh kondisi seperti arthritis, fibromyalgia, atau kanker.

Mengurangi Mual dan Muntah: Ganja dapat efektif mengurangi mual dan muntah yang terjadi akibat efek samping kemoterapi atau penyakit tertentu.

Pengobatan Kecemasan dan Gangguan Psikiatri: CBD (cannabidiol), senyawa lain dalam ganja, telah diteliti untuk potensinya dalam mengatasi gangguan kecemasan, seperti gangguan kecemasan umum dan gangguan stres pasca trauma (PTSD).

Pengobatan Epilepsi: Beberapa studi menunjukkan bahwa CBD dapat membantu mengurangi frekuensi dan keparahan kejang pada pasien dengan epilepsi yang sulit diobati.

Pengobatan Gangguan Neurologis: Ganja juga sedang diteliti untuk potensinya dalam mengobati penyakit neurologis seperti multiple sclerosis (MS) dan penyakit Parkinson.

Bahaya dan Risiko:

Gangguan Psikologis: Penggunaan ganja berlebihan atau dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko gangguan psikologis seperti kecemasan, depresi, dan risiko psikosis, terutama pada individu yang rentan.

Gangguan Kognitif: Terutama pada pengguna muda, penggunaan ganja dapat mempengaruhi fungsi kognitif, seperti kemampuan belajar, ingatan, dan konsentrasi.

Merokok Ganja
Merokok [pixabay]
Ketergantungan: Meskipun risiko ketergantungan ganja lebih rendah daripada zat-zat seperti alkohol atau narkotika, penggunaan berkepanjangan dan berlebihan dapat menyebabkan ketergantungan.

Efek Pada Jantung dan Paru-paru: Merokok ganja dapat merusak paru-paru dan sistem kardiovaskular, meningkatkan risiko penyakit jantung dan masalah pernapasan.

Dampak Sosial dan Hukum: Di banyak tempat, penggunaan ganja untuk tujuan rekreasional masih ilegal dan dapat menghadirkan risiko hukum. Penggunaan ganja juga dapat mempengaruhi produktivitas dan hubungan sosial.

Pengaruh Terhadap Remaja: Penggunaan ganja pada usia remaja dapat mengganggu perkembangan otak yang sedang berlangsung dan meningkatkan risiko penyalahgunaan zat-zat lainnya.

Penting untuk diingat bahwa manfaat dan risiko penggunaan ganja dapat bervariasi berdasarkan faktor-faktor seperti dosis, frekuensi, metode konsumsi, dan faktor individu seperti riwayat medis dan kecenderungan genetik. Sebelum menggunakan ganja untuk tujuan medis atau rekreasional, sangat penting untuk berkonsultasi dengan profesional kesehatan yang terlatih. ***

 

Rabu, 23 September 2020

Terapi Melumpuhkan Virus Covid-19 dengan Pepaya

Terapi Melumpuhkan Virus Covid-19 dengan Pepaya

Jus Pepaya (IG)

Pepaya merupakan salah satu buah yang viral akan manfaatnya sebagai buah pelancar buang air besar (BAB) karena mengandung banyak serat. Tidak hanya enak, pepaya yang rendah kalori ini ternyata memiliki beragam kandungan mineral dan vitamin. Tak heran, pepayan memiliki banyak manfaat untuk kesehatan.

Pepaya mengandung banyak nutrisi, dikutip dari alodokter[dot]com, buah ini sangat kaya akan vitamin C. Satu buah pepaya setidaknya mengandung 235 mg vitamin C. Jumlah tersebut 2-3 kali lebih banyak dari rekomendasi harian yang disarankan.

Tidak hanya itu, pepaya mengandung nutrisi lainnya yang dibutuhkan oleh tubuh, yaitu vitamin A, vitamin B1, B3, B5, vitamin E, vitamin K, likopen, serat, kalsium, potassium, folat, dan magnesium.

Belum lama ini ada informasi bahwa buah ini memiliki khasiat untuk mengatasi covid-19. Merilis read[dot]id, bahwa Kepala Laboratorium Produksi Ternak Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Dr. Muhammad Sayuti mengungkapkan, bahwa mulai dari buah, daun, dan bunga pepaya serta buah nanas menjadi alternatif untuk menangkal virus corona.

Mengapa demikian? Menurutnya, virus corona itu terdapat messenger RNA yang dibungkus oleh Glikoprotein dan Protein. Masih katanya, satu-satunya cara untuk menangkal pandemi ini supaya tidak berkembang diperlukan enzim untuk memecah Glioprotein dan Protein tersebut.

“Yang kita butuhkan ini adalah enzim protease. Nah, enzim protease ini secara alami ada di buah, daun, dan bunga pepaya, serta buah nanas muda. Jadi, kedua sumber ini bisa kita manfaatkan untuk menangkal virus,” ungkap Sayuti yang juga tim Covid-19 Crisis Center UNG.

Lalu, bagaimana untuk mendapatkan manfaat pepaya? Katanya, dengan mengolahnya menjadi jus. Untuk buah pepaya yang mengkal bisa langsung dikonsumsi. Selain itu, untuk bunga pepaya bisa diolah menjadi sayur.

Buah pepaya dan nanas bisa dikonsumsi setiap hari, tapi tidak diperkenankan dikonsumsi oleh ibu hamil karena dapat membahayakan kandungannya.

Kedua buah ini bukan untuk memperkuat daya tahan tubuh seseorang. “Melainkan untuk menghancurkan bagian luar atau pembungkus dari Covid-19 tersebut,” pungkasnya. ***

Selasa, 22 September 2020

Resep Daun Kelor untuk Meningkatkan Imunitas Tubuh Dikala Pandemi Virus Covid-19

Resep Daun Kelor untuk Meningkatkan Imunitas Tubuh Dikala Pandemi Virus Covid-19

Sup Daun Kelor (IG)

Daun Kelor (Moringa oleifera) merupakan tanaman dari suku Moringaceae. Daunnya berbentuk oval dengan ukuran kecil yang tersusun rapi dalam satu tangkai. Pohon Kelor dapat tumbuh tinggi hingga mencapai 7-11 meter, berhiaskan bunga cantik berwarna putih kekuning-kuningan yang mengeluarkan aroma semerbak.

Konon, tanaman ini berasal dari India sub-Himalaya dan telah banyak lama menjadi salah satu unsur penting dalam pengobatan Ayurveda, sebagai obat untuk lebih dari 300 penyakit.

Melansir honestdocs[dot]id, bahwa di dalam Daun Kelor ternyata terkandung potasium yang jumlahnya 3 kali lebih besar dari pisang, vitamin A yang 4 kali lebih melimpah dibandingkan wortel, vitamin C yang 7 kali lebih besar dari jeruk dan kadar kalsium yang 4 kali lebih banyak dari susu.

Dengan begitu dahsyatnya manfaat atau khasiat Daun Kelor, saat ini di negara barat, diinformasikan bahwa Daun Kelor tengah menjadi perbincangan hangat (viral). Pasalnya, dari berbagai penelitian yang dilakukan, ditemukan fakta yang begitu mengagumkan di balik manfaat Daun Kelor bagi kesehatan. Bahkan, ilmuwan barat sampa menjuluki daun ini dengan sebutan “Miracle Tree”.

Salah satu manfaat yang dapat dimanfaatkan apalagi ditengah pandemi covid-19 ini yakni akan khasiatnya dapat menjaga kesehatan yakni imunitas tubuh. Sistem kekebalan tubuh memegang peranan teramat penting, guna mencegah kedatangan berbagai infeksi virus maupun bakteri pembawa penyakit.

Agar sistem kekebalan tubuh selalu berada dalam kondisi yang optimal, dibutuhkan asupan nutrisi yang baik. Salah satunya dengan mengonsumsi Daun Kelor.

Manfaat Daun Kelor ini terutama kandungan vitamin A, vitamin C dan zat besi di dalamnya yang mampu meningkatkan produks sel darah putih dan sel darah merah, sehingga secara langsung dapat membantu menjaga sistem kekebalan tubuh.

Melansir IG resepherbalmujarab, Daun Kelor dapat diolah menjadi sup yang memiliki manfaat di atas. Berikut bahan-bahan dan cara pengolahannya:

Bahan:

  • Daun Kelor 1 ikat
  • Lada 1 sdt
  • Biji jinten 1 sdt
  • Jahe 1 inchi
  • Bubuk kunyit ½ sdt
  • Jus lemon 1 sdm

Cara mengolahnya:

Rebus Daun Kelor. Setelah mulai mendidih, tambahkan lada, biji jintan, jahe, bubuk kunyit dan garam.

Biarkan mendidih selama 10-15 menit.

Setelah direbus sepenuhnya, tambahkan jus lemon ke dalamnya.

Saring dan sajikan. ***

 

Kamis, 17 September 2020

Rutin Terapi Minum Air Putih Tiap Pagi Atasi Penyakit Kronis

Rutin Terapi Minum Air Putih Tiap Pagi Atasi Penyakit Kronis

Terapi air putih 4-6 gelas setiap pagi (loudounwater[dot]org)

Terapi air adalah metode atau praktek minum air putih dalam jumlah tertentu (yang sudah ditentukan) saat perut kosong dengan mengikuti aturan diet tertentu guna meningkatkan kesehatan serta menyembuhkan masalah kesehatan.

Melansir liputan6[dot]com, bahwa dari hasil pengamatan yang sudah dilakukan, terapi air putih dapat mengatasi masalah nyeri, sakit kepala, asma, bronchitis, epilepsi, denyut jantung tidak teratur, TBC, masalah ginjal, kandung kemih, gastritis (peradagangan selaput lendir pada lambung), muntah-muntah, diabetes, bawasir, sembelit, gangguan Rahim, gangguan telinga dan hidung, bahkan masalah yang berkaitan dengan kelainan mata.

Mengenai terapi air, beberapa tahun terakhir masyarakat Jepang telah memiliki kebiasaan baru soal terapi ini.

Dilansir dari merdeka[dot]com, bahwa kebaikan air putih memang tak ada habisnya. Tren minum air putih ini telah diuji oleh para ilmuwan dan diyakini bisa memberi efek samping bagi tubuh. Bahkan, beautytips4her[dot]com melansir ada sejumlah penyakit yang bisa disembuhkan dengan terapi air putih ini. Seperti sakit kepala, nyeri otot, arthritis, masalah jantung, epilepsy, obesitas, tuberkulosis, meningitis, sakit ginjal, muntah-muntah, gastritis, diabetes, konstipasi, sakit telinga, dan sakit tenggorokan.

Terapi air putih, juga menjadi metode dalam menurutkan badan. Mengutip nakita[dot]grid[dot]id, bahwa orang-orang Jepang mempraktekkan terapi air tertentu yang diketahui dapat membantu menurunkan berat badan dan kebugaran. Terapi air Jepang membantu membersihkan perut dan meningkatkan sistem pencernaan. Berikut cara melakukan Terapi Air Jepang yang sempat viral:

  • Segera setelah bangun tidur pagi hari, minum 4-6 gelas air putih, masing-masing 160-200 ml, dengan perut kosong. Air idealnya harus dikonsumsi pada suhu kamar atau suam-suam kuku. Bisa juga memeras beberapa jus lemon segar di dalamnya.
  • Sikat gigi setelah minum air, dan hindari makan atau minum apa pun selama setidaknya 45 menit, setelah itu dapat melanjutkan rutinitas harian.
  • Setelah makan, jangan makan atau minum apa pun setidaknya selama 2 jam.
  • Orang lanjut usia, mereka yang menderita kondisi kesehatan serius atau bahkan mereka yang baru mendapatkan masalah kesehatan harus memulai terapi dengan satu gelas air setiap hari, secara bertahap meningkatkan jumlah gelas.
  • Jika tidak dapat menenggak semua 4 gelas air sekaligus, tunggulah selama beberapa menit sehingga perut bisa beristirahat dahulu.

Sementara, setiap hari kehilangan cairan tubuh dalam bentuk keringat dan air kencing. Jadi perlu mengisi kembali cairan tubuh untuk menjaga kulit tetap terhidrasi.

Menurut Julius Few, MD., seorang Direktur The Few Institute dan Dosen Klinik Operasi Plastik di Universitas Chicago, yang dikutip dari hellosehat[dot]com bahwa berbagai struktur kulit yang mendukung kolagen membutuhkan air untuk bekerja secara efektif. Ketika kulit terhidrasi, padat, dan elastis, ini akan mengurangi masuknya partikel-partikel asing yang dapat menyebabkan iritasi dan flek hitam.

Selain itu, air juga penting untuk menjaga kelembaban kulit secara optimal dan memberikan nutrisi penting untuk sel-sel kulit. Air mencukupi kebutuhan jaringan kulit dan meningkatkan elastisitas kulit, sehingga dapat menunda tanda-tanda penuaan kulit, keriput dan garis-garis halus.

Minum cukup air juga dapat mencegah gangguan kulit seperti psoriasis dan eksim. Air juga dapat meningkatkan tingkat metabolisme dan memperlancar sistem pencernaan membuang racun yang ada di dalam tubuh. Hal ini akan membuat kulut sehat dan bersinar. ***

 

Selasa, 15 September 2020

Syekh Ali Jaber Beberkan Rahasia Rejeki Mengalir Berlimpah dan Berkah

Syekh Ali Jaber Beberkan Rahasia Rejeki Mengalir Berlimpah dan Berkah

Syekh Ali Jaber (wikipedia)
Dai kondang Syekh Ali Jaber dalam suatu kesempatan membeberkan beberapa amalan yang dianjurkan untuk dilakukan sebelum beraktiftas khususnya bekerja. Apa itu? Melalui channel YouTubenya, dikutip dari okezone[dot]com, ia menjelakan bahwasanya terdapat dua amalan yang perlu diistiqomahkan sebelum mencari nafkah dan rejeki.

Pertama, melafalkan doa keluar rumah. Doa ini adalah doa yang sudah tidak asaing bagi kita saat hendak meninggalkan rumah untuk bepergian. Doa ini bermakna meminta pertolongan Allah SWT, sebagaimana hadist Rasulullah:

Dari Anas bin Malik, bahwa Nabi SAW bersabda: “Jika seseorang keluar rumah, lalu dia mengucapkan “Bismillahi tawakkkaltu ‘alallah, la hawla wa laa quwwata illa billah” (Dengan nama Allah, aku bertawakkal kepada Allah, tidak ada daya upaya dan kekuatan kecuali dengan-Nya), maka dikatakan ketika itu: “Engkau akan diberi petunjuk, dicukupkan dan dijaga”. Setan pun akan menyingkir darinya. Setan yang lain akan mengatakan: “Bagaimana mungkin engkau bisa mengganggu seseorang yang telah mendapatkan petunjuk, kecukupan dan penjagaan?! (HR. Abu Daud dan Tirmidzi. Syaikh Al Albani menyatakan bahwa hadist ini shahih).

Syekh Ali Jaber menjelaskan, kecukupan yang dimaksud ialah kecukupan dalam mencari rejeki, serta akan senantiasa dilindungi oleh Allah dari hal-hal buruk dan malapetaka yang tidak diharapkan terjadi.

Kedua, tentu jangan lupa mendirikan salat. Waktu bekerja identic dimulai pada waktu pagi hari, di mana sebelumnya sebagai umat muslim wajib hukumnya menunaikan salat subuh sebelum memulai hari. Adapun salat adalah kunci datangnya rejeki, hal yang menjadi tujuan dari bekerja.

“Kunci rejeki adalah salat, apalagi salat subuh. Salat subuh membawa berkah yang luar biasa. Oleh karenanya, semakin jauh kita dari salat, maka akan sempit rejeki bahkan hingga dijauhkan dari rejeki,” papar Syekh Ali Jaber sembari mengingatkan agar kita senantiasa tidak lupa mengucapkan istighfar.

Hal ini karena istighfar mampu mendekatkan rejeki bagi siapapun yang mengamalkannya, sebagaimana Allah gambarkan jaminan akan rejeki dalam Surah Nuh ayat 10-12, yang artinya: “Maka aku katakana kepada mereka: “Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan membanyakkan harta dan anak-anak anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamya) untukmu sungai-sungai”. (QS. Nuh [71]: 10-12).

Diungkapkannya, Syekh Ali Jaber mengatakan, bahwa tidak ada ahli istighfar yang susah akan rejeki. Karenya, begitu dianjurkan bagi kita untuk beristighfar sepanjang hari.

Tidak hanya menuai rejeki harta, namun dengan beristighfar Allah senantiasa akan melimpahkan hamba-Nya rejeki dalam bentuk keturunan yakni anak cucu yang saleh dan salehah serta berbakti kepada ortunya.

Sementara itu, merilis pikiran-rakyat[dot]com, menurut Syekh Ali Jaber, ada beberapa hal yang bisa menjaminkan rejeki. Maksud dari menjaminkan ini adalah mendatangkan rejeki, bukan memudahkan rejeki. “Tapi dimana saja posisi kita Allah datangkan rejeki kepada kita,” ungkapnya.

Setidaknya ada 4 hal yang bisa mendatangkan rejeki, di antaranya sebagai berikut melansir dari YouTube Muslim Saluran Dakwah.

Salat malam (qiyaamullail)

Terjemahan secara bahasa qiyamullail diartikan sebagai qiyaam artinya berdiri, lail artinya mala. Maksudnya memiliki pengertian agar melakukan salat malam.

Perbanyak istighfar waktu sahur

Di antara waktu istighfar terbaik adalah 30 menit sebelum adzan. Para ulama berkata, “Tidak ada waktu terbaik sewaktu sahur selain istighfar,” kata Syekh Ali Jaber.

Rasulullah juga pernah bersabda, “Barangsiapa yang membaca istighfar, kemudian di malam hari kerena keyakinan dia meninggal setelah membaca istighfar, dia masuk surga”.

Perbanyak sedekah

Perbanyak di sini bukan sisi jumlahnya, namun yang dimaksud adalah istiqomah dalam bersedekah.

Zikir pagi dan sore hari

Zikir dapat dilakukan pagi hari maupun petang hari. Membaca Surat Al Ikhlas 3 kali di waktu seperti malam menjelang subuh setelah salat malam, pahalanya seperti membaca alQuran 30 juz.

Seperti dikutip dari Wikipedia, bahwa Syekh Ali Jaber memiliki nama asli Ali Saleh Mohammed Ali Jaber merupakan pendakwah dan ulama berkewanegaraan Indonesia. Ia juga menjadi juri pada Hafiz Indonesia dan menjadi dai dalam berbagai kajian di berbagai stasiun televise nasional.

Sejak kecil Ali Jaber telah menekuni membaca alQuran. Ayahnyalah yang awalnya memotivasi Ali Jaber untuk belajar alQuran. Dalam mendidik agama, khususnya alQuran dan salat, ayahnya sangat keras, bahkan tidak sega-segan memukuli bila Ali Jaber kecil tidak menjalankan salat.

Keluarganya dikenal sebagai keluarga yang religius. Di Madinah ia memiliki masjid besar yang digunakan untuk syiar Islam. Sebagai anak pertama dari dua belas bersaudara, Ali Jaber dituntut untuk meneruskan perjuangan ayahnya dalam syiar Islam.

Meski awalnya apa yang ia jalani adalah keinginan sang ayah, lama-kelamaan ia menyadari itu sebagai kebutuhannya sendiri dan pada usia sebelas tahun, ia telah hafal 30 juz alQuran.

Itulah sekilas biografi Syekh Ali Jaber yang kiprahnya sebagai pendakwah kerap memberikan tausiyah berkaitan dengan amalan dan kisah-kisah dan alaman para nabi serta sahabatnya. Termasuk amalan dalam hal kerejekian yang dijelaskan di artikel ini. ***

 

Rabu, 02 September 2020

Sensasi Ibadah Salat Arbain di "Masjid Nabawi Blitar" Disaat Pandemi Covid-19

Sensasi Ibadah Salat Arbain di "Masjid Nabawi Blitar" Disaat Pandemi Covid-19

Masjid Ar Rahman
Masjid Ar Rahman Blitar (IG/@radiopatria)

Bagi warga +62 yang merindukan suasana “ibadah Arbain” di Masjid Nabawi sebagai bagian ritual sakral ibadah umroh dan sahnya umroh. Maka, beribadah di Masjid Ar Rahman yang berdiri di Kota Blitar bisa jadi sedikit dapat mengobati kerinduan bagi jamaah yang rindu melaksanakan ibadah umroh.

Pasalnya, sejak merebaknya pandemi virus corona yang mulai menyebar pada akhir tahun 2019 berdampak pada segala sektor. Termasuk ritual keagamaan, salah satunya adalah ibadah umroh.

Tak ayal, pihak otoritas +62 dalam hal ini Kamenterian Agama melakukan langkah penutupan sementara layanan pendaftaran umroh dalam aplikasi Sistem Komputerisasi Pengelolaan Terpadu Umroh dan Haji Khusus (Siskopatuh) sejak Kamis, 12 Maret 2020.

Hal ini dilakukan menyusul kebijakan pemerintah Arab Saudi yang menghentikan sementara ibadah umroh atau ziarah karena epidemi virus korona baru (Covid-19).

Akibatnya, banyak para jamaah khususnya warga +62 memendam kerinduan yang amat mendalam untuk menginjakkan kakinya serta melakoni ritual ibadah umroh di Tanah Suci Mekah dan Madinah.

Ibadah yang tak kalah menjadi perhatian para jamaah yakni mendambakan sukses melaksanakan ritual ibadah Arbain sebagai rangkaian ibadah umroh yakni kesempurnaan ibadah.

Lantas, apa itu Arbain? Arbain menurut Konsultan Ibadah Daerah Kerja Madinah KH. Muh. Afif Al Mubarok merilis okezone[dot]com, dijelaskan merupakan salah satu ibadah yang dilakukan jamaah haji di Kota Madinah al Munawaroh, yaitu salat fardhu berjamaah di Masjid Nabawi selama 40 kali berturut-turut bersama imam masjid tanpa putus.

“Arbain bukanlah merupakan salah satu manasik haji, tapi jamaah hai pada umumnya mengharapkan betul bisa melaksanakan Arbain ini. Terutama terkait dengan keutamaan salat Arbain yang luar biasa,” jelasnya.

Ia mengutip salah satu hadist nabi yang berbunyi, “Barangsiapa yang salat di masjidku, 40 waktu salat tidak terputus satu kali pun maka ditulis baginya kebebasan dari neraka, selamat dari siksa dan dibebaskan dari kemunafikan”.

Keutamaan ibadah tersebut menjadikan jamaah +62 selalu rindu dan ingin kembali ke Madinah, khususnya ke Masjid Nabawi alMunawaroh demi melaksanakan ibadah tersebut. Akan tetapi, terbentur kebijakan pembatasan akibat pandemi corona yang hingga kini belum menghilang dari muka bumi ini.

Bagi warga +62, sedikit terobati kerinduan akan sensasi beribadah Arbain (bukan dalam arti ibadah yang sama dan di tempat yang sama). Sensasi ini tidak lain adalah merasakan suasana mirip beribadah di masjid yang sama. Akan tetapi hanya mirip namun memiliki riwayat yang berbeda.

Iya, dengan melaksanakan ibadah salat di Masjid Baid Ar Rahman yakni masjid yang kini sedang viral. Tak sedikit yang merasa sensasi seperti beribadah di Masjid Nabawi. Hal ini bukan tanpa alasan, pasalnya dengan arsitektur Utsmaniyah Mamluk, ibadah di masjid ini atmosfirnya serasa di Masjid Nabawi, Madinah.

Dikutip dari detik[dot]com, masjid ini dibangun di atas lahan seluas hampir 5.000 meter persegi. Masjid ini merupakan obsesi Abah Hariyanto seorang pengusaha ternama di Kota Blitar.

Dari pengalaman spiritual yang sangat mendalam ketika naik haji pertama kaki di Masjid Nabawi, membuatnya ingin setiap saat bisa merasakan berada di suasana khusyuk ketika beribadah.

Dikisahkan Ketua Takmi Masjid Ar Rahman H. Moch Fuad Saiful Anam bahwa keinginan abah membangun miniature Masjid Nabawi di Blitar ada sejak tahun 2018. Peletakan batu pertama pembangunan masjid di Jalan Ciliwung ini pada 24 Desember 2018. Dan selesai proses pembangunan pada 25 Desember 2019.

Tatkala Anda memasuki halaman masjid ini, kita akan disuguhi pemandangan indah. Sebanyak 10 tiang penyangga payung berdiri berjajar dengan megah. Bentuk payung ini sama seperti yang tampak di bagian luar Masjid Nabawi. Ornamen tembaga dengan warna emas melilit di bagian atas tiang yang dihiasi lampu indah dengan bentuk serupa di Madinah.

Ciri khas kontemporer klasik Utsmaniyah Mamluk langsung bisa dilihat dari bentuk pilar melengkung dengan motif hitam putih. Desain pilar seperti ini ada di semua bagian masjid.

Menjelajahi Masjid Nabawi Blitar ini tampak sebanyak 11 pintu masuk setinggi tiga meter dengan lebar dua meter terlihat megah menyambut datangnya para jamaah. Pintu kayu jati ini dilapisi tembaga ukir dengan motif kaligrafi yang cantik.

Sedangkan semua interior berbahan tembaga bercat emas. Semua motif dan kaligrafi yang tercetak di tembaga dibuat sama persis dengan interior di Masjid Nabawi.

Untuk mihrab atau tempat untuk imam, di desain seperti kita berhadapan langsung dengan Ka’bah. Desain dinding Ka’bah seperti itu, kaligrafi di sekitar Ka’bah juga sama. Dan kiswah yang dipasang di bagian pintu masuk Ka’bah merupakan kiswah asli yang pernah dipakai menutup Ka’bah tahun 2016.s

Bahkan, Abah Hariyanto mendatangkan langsung karpet sajadah untuk salat dari Turki. Pengharum ruangan pun diimpor dari Madinah bahkan sama persis. Pasalnya informasi tentang jenis dan dimana parfum dibeli ditanyakan langsung dari marbot Masjid Nabawi.

Anda pun dapat membayangkan bagaimana atmosfir Masjid Nabawi yang berusaha diciptakan di Masjid Ar Rahman. Masjid dengan kapasitas sekitar 1.000 jamaah ini masih makmur dikunjungi jamaah setiap hari hingga sekarang meski masa pandemi.

Jika sebelum Covid-19 mewabah, di masjid ini rutin menggelar kajian kitab kuning usai Salat Subuh dan Maghrib. Usai kajian, jamaah diajak makan bersama. Bahkan, takmir masjid selalu menyiapkan 1.000 porsi makanan tiap pagi dan petang.

Dan, tidak kalah pentingnya. Bagi jamaah yang ingin merasakan sensasi ibadah “Arbain” di Masjid Nabawi juga akan sedikit terobati dengan salat di masjid ini. Semoga, wabah Covid-19 segera berlalu dan ritual ibadah umroh pun dapat dibuka kembali sehingga warga +62 dapat melaksanakan ibadah Arbain yang sesungguhnya. Tentunya dengan pahala yang sangat besar di sisi Allah SWT. Wallahu a’lam bishowab.

Untuk itu, bagi yang ingin merasakan sensasi beribadah di Masjid Nabawi, Anda pun dapat mengunjunginya. Tak sulit untuk menemukan Masjid Ar Rahman ini, terutama bagi pecinta kerajinan kayu. Pasalnya, lokasinya berdekatan dengan sentra kerajinan kayu Kota Blitar.***

Senin, 31 Agustus 2020

Sumber Kolagen Alami untuk Kecantikan dan Awet Muda

Sumber Kolagen Alami untuk Kecantikan dan Awet Muda

Buah kolagen
Sumber kolagen alami (IG)

Kolagen adalah protein yang memiliki fungsi memberi struktur, kekenyalan, dan peregangan kulit.

Dikutip dari Wikipedia, kolagen adalah salah satu protein yang menyusun tubuh manusia. Keberadaannya adalah kurang lebih mencapai 30% dari seluruh protein yang terdapat di tubuh. Dia adalah struktur organic pembangun tulang, gigi, sendi, otot, dan kulit. Serta kolagen memiliki daya tahan yang kuat terhadap tekanan.

Kata kolagen sendiri berasal dari bahasa Yunani yang artinya (bersifat lekat atau menghasilkan pelekat).

Dalam dunia kecantikan, kolagen sebagai sarana kecantikan sedang digandrungi masyarakat +62. Berbagai merk pun bermunculan serta menjadi incaran para wanita yang mendambakan kecantikan alami. Bahkan, produk kecantikan dengan kandungan kolagen dipercaya menjadikan awet muda.

Bukan tanpa alasan, seiring bertambahnya usia, manusia normal akan menghasilkan lebih sedikit kolagen di kulit.

Akibatnya, kulit pun akan menjadi kendur dan keluar garis-garis atau kerutan. Nah, kolagen adalah salah satu kandungan yang harus dimiliki dalam produk kecantikan.

Melansir Health Line, ahli diet dan kecantikan dari Amerika Serikat (AS), Katey Davidson, MScFN, RD, mengungkapkan mengonsumsi makanan kaya kolagen atau makanan yang dapat meningkatkan produksi kolagen, juga bisa membantu menciptakan bahan pembangun (asam amino) yang dibutuhkan untuk kebaikan kulit kepala.

“Ada tiga asam amino penting untuk sintesis kolagen, yakni prolin, lisin, dan glisin,” kata Davidson dikutip dari kompas[dot]com.

Bagi warga +62 yang menginginkan kulit halus, lembut, kencang, kenyal, dan terlihat awet muda maka perbanyak mengonsumsi makanan sehat adalah pilihannya. Terutama, makanan yang mengandung vitamin C, vitamin A, antosianin, protein, zinc, tembaga, dan alpha-hydroxy acids.

Berbagai makanan dengan kandungan tersebut dipercaya mampu meningkatkan produksi kolagen di dalam tubuh. Berikut penjelasannya, seperti dikutip dari alodokter[dot]com:

Vitamin A

Merupakan salah satu jenis antioksidan yang bisa merangsang produksi kolagen dan menangkal efek buruk paparan sinar UV. Vitamin A bisa didapatkan dengan mengonsumsi tomat, wortel, sayuran berdaun hijau, mangga, produk susu, ikan, udang, hati sapi, minyak hati cod, dan telur.

Vitamin C

Nutrisi ini pun juga mampu merangsang produksi kolagen di dalam tubuh dan melindungi tubuh dari radikal bebas. Selain itu, vitamin C bisa mencegah kulit kering, serta membantu memperlambat tanda-tanda penuaan dan keriput yang diperoleh di dalam jeruk, stroberi, pepaya, kelengkeng, brokoli, dan sayuran berdaun hijau.

Antosianin

Zat ini diketahui mampu meningkatkan produksi kolagen. Antosianin sendiri adalah pigmen warna yang terdapat di buah dan sayuran. Seperti anggur, delima, buah beri, tomat, dan kacang merah.

Protein

Tubuh mengubah asupan protein menjadi asam amino. Zat ini kemudian digunakan untuk membentuk jaringan tubuh dan kolagen, protein didapat dengan mengonsumsi makanan laut, daging, susu, keju, yogurt, telur, kacang kedelai, dan ikan.

Alpha-hydroxy acids (AHAs)

Senyawa ini merupakan kelompok asam alami yang ditemukan dalam makanan. AHA dapat membantu meningkatkan produksi kolagen dengan menghancurkan serta kolagen lama dan membuat yang baru. AHA ditemukan pada buah jeruk, apel, anggur, tebu, tomat, dan lemon.

Mineral

Seperti halnya selenium, zinc, dan tembaga memiliki fungsi penting dalam produksi kolagen. Zat ini juga berfungsi sebagai penangkal radikal bebas yang dapat merusak kulit, membantu kulit melawan bakteri, dan menghasilkan kolagen.

Selain itu, demi meningkatkan asupan kolagen dalam tubuh agar menjadikan tubuh sehat dan awet muda. Berikut ini beberapa makanan yang mengandung kolagen. Seperti dilansir dari kompas[dot]com:

Ayam

Beberapa penelitian telah menggunakan leher ayam dan tulang rawan ayam sebagai sumber kolagen untuk perawatan radang sendi.

Kaldu tulang

Kaldu ini dapat dibuat dengan mendidihkan tulang hewan, seperti sapi dalam air. Proses ini diyakini dapat mengekstraksi kolagen. Saat membuat ini di rumah, bumbui kaldu dengan bumbu untuk rasa agar tidak hambar.

Karena kaldu tulang terbuat dari tulang dan jaringan ikat, makanan ini mengandung kalsium, magnesium, fosfor, kolagen, glukosamin, kondroitin, asam amino, dan banyak nutrisi lainnya.

Ikan dan kerang

Kedua hewan air ini memiliki tulang dan ligament yang terbuat dari kolagen. Beberapa ahli mengklaim kolagen laut adalah salah satu yang paling mudah diserap.

Sebagai informasi, daging ikan cenderung mengandung lebih sedikit kolagen daripada bagian lain yang biasanya kurang diinginkan. Padahal, bagian ikan yang paling tinggi kolagennya adalah pada kepala, sisik, atau bola mata.

Bahkan faktanya, para peneliti telah menggunakan kulit ikan sebagai sumber peptide kolagen.

Putih telur

Bahan makanan ini dipercaya memiliki prolin dalam jumlah besar, salah satu asam amino yang diperlukan untuk produksi kolagen.

Jeruk

Kandungan vitamin C memiliki peran yang utama dalam produksi pro-kolagen, prekursor tubuh untuk kolagen. Olah karena itu, mendapatkan cukup vitamin C sangat penting untuk kesehatan kulit.

Beri

Selain jeruk, buah beri adalah sumber lain yang sangat baik. Satu ons stroberi sebenarnya bisa menyediakan lebih banyak vitamin C daripada satu buah jeruk. Raspberry, blueberry, dan blackberry juga menawarkan dosis yang kuat.

Buah tropis

Seperti mangga, kiwi, nanas, dan jambu biji kaya akan kandungan vitamin C. Jambu biji bahkan memiliki sejumlah kecil seng, faktor pendamping lain untuk produksi kolagen.

Bawang putih

Menurut Gabriel, bawang putih kaya akan sulfur yang merupakan trace mineral yang membantu mensintesis dan mencegah kerusakan kolagen.

Kacang

Makanan ini kaya akan protein tinggi yang sering mengandung asam amino yang diperlukan untuk sintesis kolagen. Selain itu, kacang juga mengandung banyak tembaga sebagai nutrisi yang diperlukan untuk produksi kolagen.

Kacang mete

Kandungan seng dan tembaga, yang keduanya meningkatkan kemampuan tubuh untuk membuat kolagen.

Tomat

Kandungan vitamin C dalam tomat, dalam ukuran sedang pun dapat menyediakan hampir 30 persen nutrisi penting untuk kolagen. Tomat juga mengandung likopen dalam jumlah besar, antioksidan kuat untuk mendukung kesehatan kulit.

Melansir Everyday Health, Deanne Robinson, MD, seorang dokter kulit bersertifikat di Modern Dermatology di Westport, Connecticut, AS, mengungkap kolagen tak hanya penting untuk kulit, tapi juga beberapa bagian tubuh lain, seperti jaringan ikat, tulang rawan, tendon, dan darah.

Kolagen berfungsi untuk membentuk struktur pada sendi dan tendon, melindungi organ-organ di dalam tubuh, termasuk menyatukan bagian tubuh seperti tulang dan otot. ***